Tips Modifikasi WordPress Untuk Meningkatkan Kecepatan

Berapa kecepatan site load Anda? Berapa lama pengunjung harus menunggu sampai blog Anda tampil seluruhnya?

Tahukah Anda jika kecepatan site load Anda berpengaruh terhadap posisinya pada hasil pencarian? Memang tidak ada yang tahu pasti pengaruh langsungnya. Namun kita bisa menganalisa hubungan kecepatan site load Anda dengan posisinya pada hasil pencarian.

Semakin besar ukuran halaman Anda, maka semakin lama waktu yang diperlukan untuk menampilkan seluruh isinya. Semakin lama waktu yang dibutuhkan, semakin banyak orang yang meninggalkan blog Anda sebelum isinya ditampilkan seluruhnya. Akibatnya, semakin sedikit orang yang membaca informasi dalam blog Anda dan semakin sedikit pula orang yang kemungkinan nge-link ke blog Anda, mem-bookmark blog Anda, mendaftar feed Anda atau berkomentar di blog Anda.

Seperti yang kita tahu, Google memasukkan semakin banyak parameter untuk menentukan posisi suatu halaman pada hasil pencarian. Dan faktor-faktor seperti pelanggan feed, jumlah bookmark, jumlah link bisa jadi mempengaruhi posisi blog Anda pada hasil pencarian.

Oleh karena itu, kecepatan site load sudah layak diperhitungkan sebagai faktor yang menentukan posisi blog kita pada hasil pencarian.

Pada halaman yang saya ikutkan pada Busby SEO Test, saya mencoba meminimalkan siteload dengan cara menghilangkan elemen-elemen yang tidak diperlukan. Dalam hal ini saya menghilangkan sidebar dan isi footer. Jika Anda bandingkan antara halaman Busby SEO Test dengan halaman ini misalnya, maka dapat dilihat perbedaan pada sidebar dan footer dimana halaman yang tidak saya ikutkan Busby SEO Test memiliki lebih banyak elemen sehingga memerlukan waktu lebih untuk menampilkan seluruh isinya.

Nah, bagaimana cara melakukannya?

Kita ambil contoh kasus modifikasi yang saya lakukan pada sidebar. Disini saya berikan kode yang saya pergunakan untuk modifikasi tersebut beserta penjelasannya dan Anda dapat mengikutinya langkah demi langkah untuk memperoleh gambaran cara kerjanya sehingga Anda dapat mengembangkannya sesuai kebutuhan Anda sendiri.

Selain itu, jangan lupa untuk memback-up file aslinya dengan cara mengkopi isinya ke harddisk Anda. Sehingga kalau terjadi sesuatu yang diluar perkiraan, blog Anda tidak terganggu.

* Buka file sidebar.php dan letakkan kode berikut pada bagian atas sidebar.php atau setelah div id=”sidebar”

Kode diatas berarti “apabila blog Anda menampilkan artikel dengan ID=17, maka…”

Jadi, pada kode tersebut Anda dapat melakukan modifikasi sesuai keperluan. Anda dapat mengganti (is_single(‘17’) dengan yang lain sehingga berarti “apabila blog menampilkan artikel pada kategori X”, “apabila blog menampilkan artikel oleh penulis X”, “apabila blog menampilkan artikel dari tahun sekian” atau “apabila blog menampilkan halaman utama” dan masih banyak lagi. Untuk parameter-parameter yang Anda butuhkan, Anda dapat mempelajarinya dari dokumentasi resmi WordPress.

* Setelah itu, masukkan perintah yang ingin dijalankan apabila kondisi diatas terpenuhi. Dalam kasus saya, saya tidak ingin melakukan apa-apa atau saya biarkan sidebar kosong. Maka saya tulis kode seperti ini:

* Apabila Anda ingin menampilkan sesuatu, maka Anda tinggal mengganti kode tersebut dengan

taruh kode Anda disini

* Anda dapat berhenti sampai disini dan mencoba hasilnya. Namun dalam kasus saya, terdapat kondisi lain yang harus ditangani. Oleh karena itu, kode diatas saya ganti dengan

taruh kode Anda disini

taruh kode Anda disini

* Jadi, untuk menghilangkan sidebar apabila blog menampilkan artikel tertentu adalah

yang dilakukan jika blog menampilkan artikel dengan ID=17

yang dilakukan jika blog menampilkan artikel lain selain artikel dengan ID=17

Sangat mudah bukan? Sebagai pengganti (is_single(‘17’), Anda dapat melihat contoh-contoh berikut:

* is_home() – blog menampilkan halaman utama
* !in_category(1) – blog menampilkan artikel selain dari kategori dengan ID=1 (perhatikan tanda seru didepannya)
* is_page() – blog menampilkan suatu page
* is_archive() – blog menampilkan daftar archive
* (is_home() || !in_category(1) || is_page() || is_archive()) – blog menampilkan halaman utama atau artikel selain dari kategori dengan ID=1 atau suatu page atau daftar archive

Apakah Anda mengalami kesulitan? Bagaimana pengembangan Anda terhadap modifikasi ini? Apakah Anda memiliki ide lain yang menarik yang dapat digunakan oleh yang lain? Silahkan me-review atau menuliskan pertanyaan Anda disini.




    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s



%d bloggers like this: